Minggu, 06 Desember 2015

TIKET PERJALANAN MANUSIA


IDENTITAS PENUMPANG:

nama. : manusia tempat asal : tanah alamat. : planet bumi
KETERANGAN PERJALANAN
Terminal Keberangkatan : Dunia Transit : Alam Qubur Terminal Kedatangan : Padang Mahsyar Tujuan Akhir : Surga / Neraka Jam Keberangkatan : ‘Surprise’
Check In: Akan dilakukan oleh Malaikat Maut.
Barang Bawaan yang diijinkan : 1. Kain kafan 2. Iman 3. Amal Shalih
Barang yang boleh datang menyusul : 1. Shodaqah jariyah 2. Ilmu yang bermanfaat 3. Do’a anak yang sholeh
CATATAN : 1. Sebelum keberangkatan diharapkan untuk selalu membaca, mempelajari,dan mengamalkan buku petunjuk kehidupan dlm AL QURAN AL KARIIM.
2. Sebelum keberangkatan diharapkan untuk selalu mengamalkan Standard Operating Procedure (SOP) seperti yang ditunjukkan oleh Rasulullah SAW.
3. Hati-hati dengan calo Syaithan yang selalu menawarkan tiket ke Neraka !
Silahkan tiket perjalanan ini dicetak dan ditempel di dinding sebagai pengingat. Semoga perjalanan anda menyenangkan …
Awas banyak calo hehehe...smoga berbahagia
Selamat Beraktivitas

DARI MASA KE MASA

doc panti putra





"1000 CERMIN"

  • Alkisah ada seekor kucing kecil yang selalu bermuka muram sedang berjalan-jalan sambil merengut.
    Tiba-tiba ia tertarik untuk masuk ke suatu rumah yang pintunya terbuka.
    Ia tidak tahu bahwa di dalam rumah itu terpasang 1.000 cermin.
    Begitu kucing tersebut masuk ke dalam rumah, betapa kagetnya ia!
    Ternyata ada 1.000 kucing dengan ekspresi terkejut memandang ke arahnya!
    Karena merasa terancam, ia pun menyalak ke arah 1.000 anjing tersebut.
    Rupanya salakan tersebut dibalas dengan salakan juga oleh 1.000 anjing yang tidak lain adalah pantulan dirinya sendiri di 1.000 cermin.
    Karena takut, kucing  kecil itu pun keluar dari rumah tsb.
    Hati kecilnya berkata, "Rumah ini sungguh mengerikan!".
    Tidak berapa lama, seekor kucing yang berhati riang juga sedang berjalan-jalan di sekitar tempat itu.
    Ia melihat rumah 1.000 cermin yang pintunya terbuka, dan sambil tersenyum kecil ia pun mengendap masuk.
    Betapa senangnya ia, begitu masuk, ia melihat ada 1.000 kucing yg juga sedang tersenyum kecil menatap dirinya! Ia pun mengibas-ngibaskan ekornya dan melompat dengan riang.
    Rupanya, 1.000 anjing di hadapannya juga ikut-ikutan mengibaslan ekornya dan melompat.
    Dalam hatinya ia berkata, "Wah..., menyenangkan sekali di sini ..... "
    Sebenarnya kehidupan ini adalah rumah 1.000 cermin tersebut.
    Hidup hanya merefleksikan apa yang ada pada diri sendiri.
    Ketika berpikir bahwa kehidupan itu sulit, susah, maka mereka bersekongkol, orang jahat menjadi banyak, mereka akan menghancurkan kita ....
    Realita seperti itulah yang akan ditemukan.
    Berhentilah murung, cemberut, sering komplain, mengeluh dan "menyalak" atas hal-hal di sekitar ....
    Sebaliknya, berusahalah memperbaiki mental dan sikap, berpikir positif, bersyukur dan selalu menebar kebaikan
    Dan rasakanlah sensasi rumah 1.000 cermin yang luar biasa dahsyatnya ketika memberi senyuman (Smile) padanya

    sumber : Kisah Inspiratif

KISAH PEMUDA AHLI TAHAJJUD


Seorang pemuda berusia 17 tahun dilarikan ke Rumah sakit militer di Riyadh. Sebuah peluru nyasar mengenai tubuhnya. Dalam perjalanan ke rumah sakit, pemuda itu memandang wajah ibunya yang sedang menangis sedih seraya mengatakan, “Wahai ibunda, janganlah engkau bersedih. Aku baik-baik saja. Sesungguhnya aku akan meninggal. Aku telah mencium wanginya bau surga.” Orang tua mana yang tidak terkejut dengan kalimat tersebut dari putra kesayangannya. Mereka masih berharap putranya dapat diselamatkan. Sesampainya di instalasi gawat darurat, seorang dokter langsung menanganinya. Namun sang pemuda itu berkata kepadanya, “Wahai saudaraku, sesungguhnya aku akan meninggal. Aku telah mencium semerbak harum bau surga. maka janganlah engkau merepotkan dirimu sendiri. Aku hanya menginginkan kehadiran ayah dan ibuku di sisiku.”
Sesuai permintaan pemuda, kini ayah dan ibu telah berada di instalasi gawat daurat. Sebuah senyum kebahagiaan terpancar di wajah sang pemuda. Lalu ia membaca dua syahadat. “Asyhadu an laa-ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhamamadan rasulullah” kalimat sang pemuda ini sekaligus mejadi kalimat terakhir dalam hidupnya. Ia menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala segera setelah menyelesaikan ikrar syahadat, bahkan ia meninggal dalam posisi telunjuk jari tangannya menunjuk, seperti posisi tasyahud dalam shalat. Setelah Maghrib, dokter Kholid bin Abdul Aziz Al Jubair bertemu dengan Dhiya’, petugas rumah sakit yang memandikan jenazah pemuda tersebut. Ia menceritakan kondisi pemuda tersebut saat dimandikannya. “Jari telunjukkan membentuk isyarat seperti orang shalat yang sedang membaca tasyahud.” Selain itu, hal yang paling ajaib adalah, jenazah pemuda tersebut tetap segar. Terlihat segar bugar. Seperti orang yang sedang beristirahat dengan nyenyak.
Dokter spesialis bedah itu penasaran. Ia pun menemui orang tua si pemuda dan menanyakan amal apa yang dilakukan oleh putra mereka sehingga ia bisa membaca syahadat di akhir hayatnya, bertasyahud dan jasadnya tetap segar bugar. “Anak kami,” kata orang tuanya kepada dokter Kholid, “sejak memasuki usia akil baligh, dialah yang selalu membangunkan kami untuk shalat Subuh. Ia sangat rajin qiyamullail dan membaca Al Qur’an. Selalu berupaya menunaikan shalat jama’ah di masjid…”
Masya Allah… usianya baru 17 tahun, masih duduk di kelas 2 SMA, tetapi amalnya luar biasa. Pantaslah jika dirinya mendapatkan karunia Allah berupa husnul khatimah dan jenazahnya segar bugar. Dokter Kholid lantas menceritakan apa yang diketahuinya kepada rekannya yang juga dokter ahli bedah. “Masya Allah… usianya baru 17 tahun? Ia sungguh jauh lebih baik dariku. Mengapa aku tidak belajar darinya?” kata dokter itu. Ia pun kemudian mengambil cuti satu minggu. “Aku ingin melakukan muhasabah,” katanya kepada dokter Kholid.
Dokter Kholid juga menceritakan kepada rekannya yang dokter bedah di Jeddah. Mendengar cerita dokter Kholid, dokter itu menangis. Ia pun berkomitmen untuk memperbaiki diri dan meningkatkan amal-amalnya. “Jika anak berusia 17 tahun saja bisa, mengapa ada alasan bagi kita untuk menunda-nunda ibadah kepada-Nya?” Wallahu A'lam..
Semoga Allah memberikan kita petunjuk dan hidayah-Nya, agar di setiap ilmu yang kita miliki, dapat menggerakkan kita untuk lebih dekat lagi kepada Allah. Aamiin Ya Rabbal'Aalamiin

sumber: Kisah Ins
pirasi
Boleh di-SHARE/BAGIKAN

Sabtu, 05 Desember 2015

KEJUJURAN DAN KESOPANAN

Kita di didik oleh orang tua, tentang arti kesopanan dan kejujuran dalam keseharian kita. Merupakan bekal yang luar biasa bagi kita. Sebagai nilai karakter dalam diri dan bekal ketika berkomunikasi dan menyesuaikan dengan orang lain.
Beliau mengatakan seberapa tinggi pendidikan seseorang ketika 2 hal ini tidak dimiliki akan membuat angkuh dan kurang berkah.
Sebaliknya seseorang yang mempunyai kejujuran dan kesopanan, dimana pun ia tinggal, pasti akan digunakan dalam masyarakat.
Dan Akan lebih baik lagi semakin jenjang pendidikan tinggi seseorang yang memiliki 2 hal tersebut (kejujuran dan kesopanan) akan lebih bijak dalam berbicara. 


By Mas Fa

BERBAGI KECERIAAN DENGAN ANAK-ANAK

Pengisi acara  ADtv
Senyum anak-anak Madin Al Islam melambangkan senyum bahagia.
karena tidak di sangka Mr. Jack Sparrow yang ada di salah satu acara ADTv mampir ke panti.
Anak-anak sangat senang atas  ilmu, dan hiburan yang di berikannya.
Acara itu berlangsung singkat tetapi berkesan, Mr. Jack mengatakan juga kalau ada waktu akan silaturahmi lagi.

JANJI ALLAH ITU PASTI

Janji Allah Itu Pasti
Ingin di jaga Oleh NYa
berarti kita juga menjaga Nya dengan menjaga amalan dan ibadah kita.
Karena semua yang kita lakukan akan kembali pada diri kita.
Ketika kita menjaga apa yang seharusnya kita jaga lisan kita, sikap kita, apapun itu sebenarya itu menjaga diri kita sendiri.

Manusia tidak ada yang sempurna
salah atau lupa memang itulah manusia
tetapi memperbaiki diri lebih baik dan tidak ada kata terlambat untuk perbaikan


Mas Fa