Senin, 05 November 2018

KEGIATAN BAKSOS MAHASISWA

Awal-awal  tugas Mahasiswa baru dari berbagai Universitas adalah bentuk Pengabdian kepada lemabaga sosial. Bulan-bulan ini ada beberapa Universiats yang mengadakan Baksos di tempat kami untuk mengadakan kegiatan Baksos. Antara lain Dari UAD, UGM ataupun UNY. Kegiatannya biasaya di kemas penyuluhan kesehatan atau projek Fakultas/Jurusan di UNiversitas tersebut.  Alhamdulillah semua kegiatan mendapatkan respon positif. Kita bisa belajar dari kakak-kakak Mahasiswa. Siapa Tahu besok kita ada yang kuliah seperti Mereka.

Penyuluhan Dari Mahasiswa UGM

Bantuan BUku Untuk MI Panti

Jumat, 07 September 2018

GURU DARI MALAYSIA BERKUNJUNG KE PANTI

Alhamdulillah bulan ini kami kedatangan Tamu dari guru-guru Malaysia yang sedang wisata ke Yogyakarta.  Dengan bahasa melayu mereka mengenalkan  diri dan bersyukur bisa berkunjung ke tempat ini. Mereka memberiakn pesan kepada pimpinan kami. Sabar dan istiqomah dalam beribadah semoga menjadi amalan atau tabungan ke surga nanti. Setelah itu mereka pamitan untuk melanjutkan ke tempat yang lainnya. 



PENTAS KREASI ANAK PANTI SE KOTA YOGYAKARTA

Mohon maaf, admin beberapa bulan ini jarang update karena baru mengerjakan tugas perizinan. Bismillah mau mengabarkan kegiatan beberapa bulan kemarin yang belum kami sampaikan. Salah satunya adalah kegiatan pentas kreativitas Anak Panti Se Kota Yogyakarta. Karena kegiatan ini bersifat tahunan dan wajib diikuti. Kami berpartisipasi sesuai kemampuan kami.

Pada tahun ini kami menampilkan kolaborasi dance dan semi teatrikal. Kegiatan ini dengan persiapan 1 minggu. Allah memberikan kesempatan juara kepada kami. Menurut penilain juri tema yang kami bawakan pas. Mengenai dukungan Asian Games 2018 dan Dance. Alhamdulillah kami bisa merasakan juara. Dan kami awalnya belum percaya kami juara, karena penampilan teman-teman se kota Yogyakarta bagus-bagus. Intinya kami bersyukur bisa juara tahun ini.
studi wisata di bumi merapi

Kami Rindu Juara

Rabu, 27 Juni 2018

KISAH HIKMAH PAGI INI

AKIBAT RAJIN SHALAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID SETIAP HARI

Masih Suka Shalat Subuh Di Masjid ?
Berikut Ini Kisah Nyata Para Manusia Yg Sudah Merasakan Akibatnya Karena Selalu Rajin Shalat Subuh Di Masjid.
Semoga Anda Bisa Mengambil Pelajaran .....

Diambil Dari Buku "Kembali Ke Titik Nol" Halaman 27 - 29, Karya Mas Saptuari

Saya tanya, kita jawab bareng-bareng:
+ Siapa yang memberi kita rejeki, Allah atau konsumen kita?
"Allah.."

+ Yakin? Bener yakin Allah yang Maha Kaya? Allah Maha Pemberi Rezeki?
"Yakiiiinn... Seyakin-yakinnya!"

+ tadi pagi subuhan jam berapa? Subuhan dimana? Jamaah atau enggak?
"Tiba-tiba hening..."

Pesan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
“Dua rakaat shalat sunnah sebelum subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.”
(HR. Muslim725).

Bahasa singkat namun tersirat, dua rakaat sebelum shalat subuh nilainya lebih baik dari dunia dan isinya. Orang yang bisa melakukan ini bener-bener kaya raya!!

Sebuah pesan lagi, orang yang sholat subuh berjamaah di masjid seolah-olah dia sudah sholat sepanjang malam...

Bayangkan ketika hari masih gelap, dingiiin, orang-orang ini rela ke masjid lebih dahulu, sholat sunnah 2 rakaat sebelum subuh, pertanda dia datang lebih dulu.

Ketika Allah Yang Maha Pemilik Rezeki memanggil di pagi hari, dia berangkat menyambutnya... "ini dia Tuhanku, yang memberiku hidup hari ini, yang menjamin rejekiku hari ini.. Subuh ini kuratakan kepalaku dengan tanah hanya menyembahMu"

Tahun 2008, ada finalis Wirausaha Muda Mandiri menyapa saya di JCC senayan. Mengenalkan namanya Denni Delyandri, pengusaha muda cake pisang Villa dari Batam.

Akhirnya kami bersahabat. Beberapa kali saya ke Batam, begitu juga Denni ke Jogja. Di awal usaha dulu hanya naik motor menjual kue pisang yang dibuat oleh Selvi istrinya. Dari rumah kontrakan mereka membangun bisnisnya.

Jatuh bangun dijalani, susah payah dihadapi, sekarang bisnisnya merajalela dimana-mana. Cabang banyak di berbagai kota, dengan brand berbeda-beda, sebagai cake oleh-oleh dari masing-masing kota.

Di Batam, Padang, Aceh, Pekanbaru, Balikpapan, terakhir dia membuat strudel di kota Malang yang langsung melejit laris manis.

Yang saya tau dari sosok sukses ini ketika saya menginap di rumahnya di Batam, dia tidak pernah meninggalkan sholat berjamaah di Masjid.

Bahkan ketika waktu subuh, masjid yang lokasinya jauh dari komplek rumahnya pun selalu disambangi. Naik mobil, diajaklah Fathan anak lelakinya ikut ke masjid, rutin tiap hari.

"Kamu tiap subuh gini sudah manasin mobil Den? Ke masjid jauh disana?"
"Alhamdulillah.. Sudah rutin beberapa tahun ini Sap, karena gak ada masjid di dekat sini, ya harus pakai mobil ke luar sana"

Masya Allah.. Hebatnya dia melawan kemalasan, berapa banyak yang rumahnya dekat masjid, bahkan tinggal melangkah ketika subuh pun berat menyambut panggilan Allah.

Tidak heran ketika dunia seisinya menjadi tidak berharga, Allah memudahkan rejekinya. Sekali waktu saya ke Batam lagi, dia sudah menjemput dengan BMW seri terbaru miliknya..

Di lain waktu, Ustadz Yusuf Mansur bercerita di satu ceramah,
"Saya kalo di Jogja nginep di rumah Mas Jodi rasanya adem dan seneng aja..

Kalo subuh mas Jodi, Mbak Aniek, dan anak-anaknya berangkat barengan ke masjid. Hari masih gelap, orang masih banyak nyaman berselimut, mereka sudah bersama-sama menyambut panggilan Allah.. Merapat ke masjid. Seneng bener ngelihatnya"

Bener kata Nabi, dunia dan seisinya gak ada harganya, mudah bagi Allah menjadikan mas Jodi sukses dengan jaringan Waroeng Steak and Shake-nya yang rame dimana-mana.. lah tiap subuh sudah menyambut Dia Yang Maha Kaya.

Rumah saya kebetulan di bagian depan perumahan, suara gerbang yang dibuka di malam hari kadang terdengar.

Sekali waktu sebelum waktu subuh gerbang dibuka, sudah ada lelaki naik motor yang membukanya, lengkap dengan baju koko, sarung dan pecinya... Aaah dia pak Fulan, pemilik dealer mobil terbesar di daerah sini.. Rajinnya dia subuhan di masjid, bahkan ketika azan belum berkumandang, dia sudah berangkat duluan.

Lain waktu saya sering melihat mas Arul dan istrinya berjalan ke masjid, kadang boncengan motor dengan mesranya di subuh buta.

Juragan tempe yang punya sales hingga 30 orang lebih. Konsisten tiap pagi menyambut Yang Maha Pemberi Rezeki.

Dan pesan Kanjeng Nabi benar adanya.. Dunia dan seisinya gak ada harganya, ketika Allah sudah ridho gampang bagi Allah memberi rejeki yang berkelimpahan bagi hamba-hambanya yang percaya..

Ketika minggu lalu dia lewat depan rumah menyapa, plat putih masih menempel di mobil Pajero Sport yang baru dibelinya..

Lain hari..
Lelaki itu berjalan dalam gelap sendirian dari rumahnya menuju masjid yang berjarak 200 meter, saya pernah beberapa kali memboncengkannya. Namanya Pak Pri, GM area maskapai penerbangan terbaik di negeri ini..

Adzan subuh menggema menembus kabut dan embun pagi, panggilan Illahi yang menyapa semua makhluk, termasuk semua binatang di kanan kiri sawah ini.

Suara parau seorang muadzin tua, yang setiap pagi naik sepeda karatan menjemput rejekinya, dialah yang mewakafkah tanah yang sekarang menjadi masjid yang dipenuhi jamaah itu..
Dialah orang kaya yang sesungguhnya, sudah lebih dulu membangun rumahnya nanti di surga.

Sungguh saya iri kepada para pemburu subuh..

Orang-orang yang bergegas ketika Tuhannya memanggil....

Memilih meratakan jidatnya ke bumi menyembah Yang Maha Pemilik Rejeki.....

Meninggalkan jauuuuh orang-orang yang selalu terlambat, sholat subuh terburu-buru ketika matahari sudah terang benderang menggeliat....

Masih Punya Alasan Untuk Meninggalkan Shalat Subuh Berjamaah Dimasjid ?

Semoga Bermanfaat

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, bersabda:
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya”
(HR. Muslim no. 1893)

Jadi.......
Ilmu Itu Harus Diamalkan Agar 'Menghasilkan...'
Ilmu Itu Juga Harus Disebarluaskan Agar Menjadi 'Tabungan Amal Kebaikan....'

KABAR RAMADHAN 1439 H

Selamat pagi semuanya
maaf admin selama bulan Ramadhan  belum bisa update di blog. Alhamdulillah hari ini admin membersamai lagi. Kegiatan Ramadhan tahun ini alhamdulillah sangat menyenangkan. Tidak Jauh berbeda dengan tahun-tahun  kemarin. Kegiatan rutin memang kami jalani. Dari kegiatan ibadah sampai kegiatan sosial dan menghadiri kegiatan buka puasa. Alhamdulillah kami senang karena kami mengunjungi tempat2 yang belum pernah kami kunjungi di tahun-tahun sebelumnya. Misalnya Trans Mart  Maguwoharjo, Kids Fun dll. Sembari menunggu kegiatan buka Puasa  biasanya kami mendengarkan tausiyah-tausiyah untuk meningkatkan keimanan kita. Intinya kami senang dan bahagia. Terima Kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak-pihak yang berkontribusi  pada ramadhan Tahun ini. Semoga Allah membalas kebaikan dan kita bisa berjumpa Ramdahan tahun depan InsyaAllah. 

Ramadhan penuh cinta dan Makna 1439 H







Rabu, 14 Maret 2018

BAKSOS XII IPS SMA N 1 PLERET

DOA BERSAMA
Giwangan, 12 Maret 2018 . LKSA  kami kedatangan tamu dari siswa kelas XII IPS  SMAN 1 Pleret.  Tujuan kedatangannya adalah silaturahim dan doa bersama. Bapak Ibu Guru dan anak-anak kelas XII IPS SMA N Pleret yang mengikuti kegiatan kurang lebih 40-50 orang. Kegiatan dilaksanakan hari senin sore dimulai jam 16.15 WIB. Kegiatan diawali dengan alfatihah, pembacaan ayat suci Al Quran, sambutan-sambutan,  motivasi, dan doa penutup. 

Sambutan dari SMA N 1 Pleret diwakili dari Bapak Salimudin. Beliau Guru Agama Di SMA N 1 Pleret. Dalam sambutannya beliau menyampaikan terima kasih  kepada LKSA putra Islam yang telah memberikan kesempatan sekolah kami untuk berbagi. Tujuan kami kesini untuk silaturahim dan doa bersama. Semoga kegiatan di Sore hari ini mendapatkan keberkahan oleh Allah SWT.

foto bersama
Acara di lanjutkan dengan sambutan dari panti dan sedikit arahan kepada anak-anak SMA N 1 Pleret dan anak-anak Panti Putra Islam. Fajar mewakili LKSA pertama mengucapkan terima kasih  dan memberikan beberapa pesan dalam menjalani ujian. Jangan jadikan UN sebagai beban. Ini adalah salah satu ujian siswa untuk kenaikan tingkat ke jenjang lebih tinggi. Ibarat anak tangga, UN adalah bagian dari anak tangga itu. Mari memperbaiki hubungan baik kepada Allah dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi Larangan Nya.  Perbaiki hubungan dengan orang tua dan guru, karena keberkahan ilmu salah satunya didapatkan dari beliau. dan terakhir perbaiki diri kita sendiri. Mau tidaknya kita merubah diri kita kearah yang lebih baik.  Sukses UN tergantung kesiapan kita dalam menghadapinya. Bismillah mulailah dengan niat yang kuat atau azzam yang kuat untuk bisa menghadapi UN dan ingin membahagiaakan orang tua. 

Acara Inti adalah doa bersama yang dipimpin oleh ananda Hamid. Sebelum pulang anak-anak dari SMAN Pleret memberikan donasi kepada anak-anak kami. Terima kasih SMA N 1 Pleret atas kunjungnnya. dan pemberian donasinya. Sukses buat USBN dan UNBKnya. Kegiatan ditutup jam 17.30 dengan berjabatan tangan  dan foto bersama. 


Senin, 12 Februari 2018

RAPORTAN MDT PAY DAN TKA TPA AL ISLAM

Alhamdulillah ujian telah selesai, waktunya untuk menerima hasil evalusi belajar anak-anak MDT dan TKA TPA. Raportan Semester gasal dilaksanakan hari Jumat, 9 Februari 2018 jam 19.30-21.30 WIB. Kegiatan dimulai dengan pembacaan Alquran sambutan-sambutan, penerimaan hadiah bagi yang juara, penampilan santri, Doa dan terakhir pmbagian raport. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar
tarian

hadroh

tari




KUNJUNGAN KELAS DARI MTS 1 YOGYAKARTA

siswa siswi
Untuk melatih kepekaan siswa  untuk peduli sesama Mts 1 Yogyakarta sering mengadakan Kunjungan ke panti. Kebetulan salah satu panti yang dituju adalah Panti Putra Islam Giwangan. Anak-anak diajarkan tentang kepedulian dan di isi motivasi dan doa bersama. Alhamdulillah kegiatan diberikan kelancaran. Semoga anak-anak jadi anak yang sholeh sholehah. aamiin

Minggu, 11 Februari 2018

PENYULUHAN MAHASISWA UGM

Hari Ahad tanggal 4 Februari 2018 diadakan kegiatan bersama UKM Leadhership. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00-12.00 WIB. Kegiatan diisi dengan penyuluhan kesehatan dan sharing pengalaman. Kebetulan ada 2 mahasiswa luar negri yang ikut. Namanya lupa tetapi asalnya dari China untuk mahasiswa Putra  sedangkan yang putri dari German. Mas dan mbk itu mempresentasikan  pengalamannya dengan bahasa inggris. Alhamdulillah ada penerjemahnya sehingga kami tahu maksud yang disampaikan. Intinya kegiatan hari itu sangat menyenangkan.

foto bersama


Senin, 05 Februari 2018

PENDIDIKAN YANG MENGHUKUM DI INDONESIA

Oleh: Rhenald Kasali

Lima belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal, dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa.

Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya, tulisan itu buruk. Logikanya sangat sederhana. Saya memintanya memperbaiki kembali, sampai dia menyerah.

Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberi nilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri.

Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya bertanya singkat.

“Maaf, Bapak dari mana?”
“Dari Indonesia,” jawab saya.
Dia pun tersenyum.

Pertemuan itu merupakan sebuah titik balik yang penting bagi hidup saya. Itulah saat yang mengubah cara saya dalam mendidik dan membangun masyarakat.

“Saya mengerti,” jawab ibu guru yang wajahnya mulai berkerut, namun tetap simpatik itu. “Beberapa kali saya bertemu ayah-ibu dari Indonesia yang anak
anaknya dididik di sini,” lanjutnya.

“Di negeri Anda, guru sangat sulit memberi nilai. Filosofi kami mendidik di sini bukan untuk menghukum, melainkan untuk merangsang orang agar maju. Encouragement!”, dia pun melanjutkan argumentasinya.

“Saya sudah 20 tahun mengajar. Setiap anak berbeda-beda. Namun untuk anak sebesar itu, baru tiba dari negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, saya dapat menjamin, ini adalah karya yang hebat,” ujarnya menunjuk karangan berbahasa Inggris yang dibuat anak saya.

Dari diskusi itu saya mendapat pelajaran berharga. Kita tidak dapat mengukur prestasi orang lain menurut ukuran kita.

Saya teringat betapa mudahnya saya menyelesaikan study saya yang bergelimang nilai “A”, dari program master hingga doktor.

Sementara di Indonesia, saya harus menyelesaikan studi jungkir balik ditengarai ancaman drop out dan para penguji yang siap menerkam.

Padahal, saat menempuh ujian program doktor di luar negeri, saya dapat melewatinya dengan mudah. Pertanyaan para dosen penguji memang sangat serius dan membuat saya harus benar-benar siap. Namun, suasana ujian dibuat sangat bersahabat.

Seorang penguji bertanya, sedangkan penguji yang lainnya tidak ikut menekan. Melainkan ikut membantu memberikan jalan begitu mereka tahu jawabannya. Mereka menunjukkan grafik-grafik yang saya buat dan menerangkan seterang-terangnya sehingga kami makin mengerti.

Ujian penuh puja-puji, menanyakan ihwal masa depan dan mendiskusikan
kekurangan penuh keterbukaan.

Pada saat kembali ke Tanah Air, banyak hal sebaliknya sering saya saksikan. Para pengajar bukan saling menolong, malah ikut “menelan” mahasiswanya yang duduk di bangku ujian.

Etikanya, seorang penguji atau promotor membela atau meluruskan pertanyaan. Tapi yang sering terjadi di tanah air justru penguji marah-marah, tersinggung, dan menyebarkan berita tidak sedap seakan-akan kebaikan itu ada udang di balik batunya.

Saya sempat mengalami frustrasi yang luar biasa menyaksikan bagaimana para dosen menguji, yang maaf, menurut hemat saya sangat tidak manusiawi.

Mereka bukannya melakukan encouragement, melainkan discouragement. Hasilnya pun bisa diduga, kelulusan rendah dan yang diluluskan pun kualitasnya tidak hebat-hebat betul.

Orang yang tertekan ternyata belakangan saya temukan juga cenderung menguji dengan cara menekan. Ada semacam unsur balas dendam dan kecurigaan.

Saya ingat betul bagaimana guru-guru di Amerika memajukan anak didiknya. Lantas saya berpikir, pantaslah anak-anak di sana mampu menjadi penulis karya-karya ilmiah yang hebat, bahkan penerima Hadiah Nobel. Bukan karena mereka punya guru yang pintar secara akademis, melainkan karakter hasil didikan guru-gurunya sangat kuat: yaitu karakter yang membangun, bukan merusak.

Kembali ke pengalaman anak saya di atas, ibu guru mengingatkan saya. “Janganlah kita mengukur kualitas anak-anak kita dengan kemampuan kita yang sudah jauh di depan,” ujarnya dengan penuh kesungguhan.

Saya juga teringat dengan rapor anak-anak di Amerika yang ditulis dalam bentuk verbal.

Anak-anak Indonesia yang baru tiba umumnya mengalami kesulitan, namun rapornya tidak diberi nilai merah, melainkan diberi kalimat yang mendorongnya untuk bekerja lebih keras, seperti berikut. “Sarah telah memulainya dengan berat, dia mencobanya dengan sungguh-sungguh. Namun Sarah telah menunjukkan kemajuan yang berarti.”

Malam itu, saya pun mendatangi anak saya yang tengah tertidur dan mengecup keningnya. Saya ingin memeluknya di tengah-tengah rasa bersalah karena telah memberinya penilaian yang tidak objektif.

Dia pernah protes saat menerima nilai E yang berarti excellent (sempurna), tetapi saya justru mengatakan bahwa “gurunya salah”. Kini, saya mampu melihatnya dengan kacamata yang berbeda.

Bisakah kita mencetak orang-orang hebat dengan cara menciptakan rasa takut?

Bukan tidak mustahil kita adalah generasi yang dibentuk oleh sejuta ancaman: Rotan pemukul, dilempar kapur atau penghapus oleh guru, setrap, dan seterusnya.

Kita dibesarkan dengan seribu satu kata ancaman: Awas…; Kalau…; Nanti…; dan tentu saja tulisan berwarna merah menyala di atas kertas ujian dan rapor di sekolah.

Sekolah yang membuat kita tidak nyaman mungkin membuat kita lebih disiplin. Namun, juga bisa mematikan inisiatif dan mengendurkan semangat.

Temuan-temuan baru dalam ilmu otak ternyata menunjukkan otak manusia tidak statis, melainkan dapat mengerucut (mengecil) atau sebaliknya, dapat tumbuh.

Semua itu sangat tergantung dari. atau dukungan (dorongan) yang didapat dari orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian, kecerdasan m anusia dapat tumbuh, tetapi sebaliknya juga dapat menurun.

Ada orang pintar dan ada orang yang kurang pintar atau bodoh. Tetapi, juga ada orang yang “tambah pintar” dan ada pula orang yang “tambah bodoh”.

Mulailah mendorong kemajuan, bukan menaburkan ancaman atau ketakutan.

Bantulah anak Indonesia untuk maju.

#Smoga bacaan ini, bisa bantu temen2 tentang makna mendidik..
Mendidik adalah utk merangsang anak agar maju,
Membantu menemukan potensi terbaik anak dan mengembangkannya,
Menjadikan anak berakhlak baik.

Sabtu, 03 Februari 2018

AKU PERGI UNTUK KEMBALI

Aku pergi untuk kembali
pergi untuk mencari ilmu dan kembali untuk memberikan inspirasi
penuh pengorbanan yang harus dilalui dari hari ke hari.
banyak duri-duri  yang akan menghalangi
tetapi langkah kaki ini tak kan berhenti
harus maju dengan langkah pasti.

Aku pergi untuk kembali
pergi untuk mengais rezeki  dari pagi hingga petang hari
demi sesuap nasi untuk kelurga  yang selalu di nanti.

Aku pergi untuk kembali
pergi dari kegelepan hati menuju pancaran illahi
aku malu pada Mu Wahai  Robbi yang membolak balik kan hati ini
Nikmat yang telah Engkau beri  kadang kurang ku syukuri
aku malu pada diri ini,
Ya Rabb ampunilah dosa kami, semoga suatu saat nanti ada perubahan positif  pada diri ini.



Pojok Kamar, 04 Februari 2018
Mas Fa

Selasa, 23 Januari 2018

TAHAPAN TAHAPAN KETIKA MEMBACA AL QURAN

4 Tahap Menuju Nikmatnya Tilawah (📖Membaca al-Quran) :
-------------------------------------
✨ DIPAKSA
--------------------
Paksakan diri untuk terus bisa Tilawah tiap hari, suka atau tidak, ringan ataupun berat, cepat atau lambat asal jangan terlewat..
terus paksakan diri...

✨ KEBIASAAN
------------------------
Beberapa bentuk paksaan akan berubah menjadi 'kebiasaan'.
Kita akan merasa aneh jika tidak tilawah sehari saja.

✨ KEBUTUHAN
--------------------------
Kebiasaan yg terus di lakukan akan berubah menjadi 'kebutuhan'.
Di tahap ini sudah mulai tumbuh benih-benih cinta tilawah, akan merasa rugi jika tidak bisa tilawah

✨ KENIKMATAN
---------------------------
Pada tahap ini tilawah sudah menjadi 'candu'. tilawah berlama lama adalah 'kenikmatan'.
Sedangkan ketika terlewat tidak bisa tilawah akan membuat diri resah.

Yang perlu kita lakukan adalah 'istiqomah' dan  mengajak, memotivasi diri dan saudara2 lainnya untuk terus semangat dalam tilawah agar mereka pun dapat merasakan nikmatnya bertilawah..

INGAT..! Kebaikan itu seperti pantulan bola, semakin semangat kita memantulkannya kepada yang lain, maka akan semakin kencang semangat yg akan kita terima.

Kita sudah ditahap mana..?

📃 Ustadz Abdullah Zen, MA hafidhahullah

Jumat, 12 Januari 2018

SEDEKAH KREATIF

#Siapkan nasi bungkus  dari rumah.  Berikan ke orang yang kira2 membutuhkan seperti pedagang kecil, pengemis, orang gila, pengamen, anak terlantar dll. Nggak usah banyak2  misal 1 bungkus setiap harinya.

#Laundry/cucikan Mukena secara berkala musholla yg ada di sekitar lingkungan kita.

# Berkala beli Mukena baru, misal 3 bln sekali. Malu dong sama Allah pake itu-itu melulu, yang lama disedekahkan.

#Bawa Mukena ketika akan berpergian. Tinggalkan di masjid/ musholla yg kita singgahi.

#Beli kamper/pengharum baju. Taruh di kumpulan mukena di masjid/musholla yg kita singgahi

#Bungkus perlengkapan shalat (Mukena, sarung, sajadah, kopiah, Al Qur'an jadikan parcel ketika lebaran. Berikan ke satpam komplek atau tukang kebersihan komplek atau office boy dikantor.
InsyaAllah pahalanya mengalir.

# Beli beberapa pasang sandal cepit, taruh di kantor, musholla atau masjid untuk digunakan ketika berwudhu.

#Beli perlengkapan untuk membersihkan toilet, juga pengharum ruangan, dan berikan secara berkala ke masjid2.

# Bagi yang shalat Jum'at, datang 15 menit lebih awal. Bantu bersih2 dan beres2.

# Kumpulkan botol minuman plastik/botol bekas shampoo dll, setelah banyak berikan ke pemulung.

# Kalau beli minum dalam kemasan, kalau ada sisa bawa pulang. Airnya bisa disedekahkan untuk tanaman (sedekah alam), dan wadahnya dikumpulkan, kl sdh banyak dikasihkan pemulung..

# Beli beberapa burung yang murah saja, lepaskan ke alam bebas.

#Beli makanan kucing siap saji dlm toples, taruh di tas. Ketika di jalan ketemu kucing liar, berikan.

#  Beli barang diskonan di supermarket agak banyak. Misal detergent, minyak goreng, sabun, buku tulis, pulpen kemudian bungkus cantik hadiahkan ke panti asuhan atau rumah singgah.

#Jangan nawar ke pedagang kecil, kalo bisa justru kasih lebih.

#Beli tissue atau keperluan yg sederhana di pedagang kecil yg kita jumpai, misal tissue 2000 rupiah, ikat rambut atau peniti sudah cukup bikin mereka senang.

# Ketika makan di kaki lima ada pengemis atau anak terlantar, beliin mereka seporsi  seperti yg kita makan..

# Siapa yg suka jualan makanan kecil di kantor? Gratisin buat yg buka puasa. Kebayangkan gorengan 2000 bisa bikin kita masuk surga. In syaa Allah.

# Ada pembangunan masjid? Bisa bikin gorengan? Berikan beberapa ke pekerja.

# Selalu siap jika dimintai tolong tenaga, jika sedekah materi belum bisa kita lakukan.

# Bayarlah lebih ketika naik angkot yang supirnya kakek2 atau bapak tua.

# Kasih tips lebih buat ibu/abang ojek online kalo kira2 jaraknya jauh dan juga kondisi mereka yg kira2 memprihatinkan (tua misalnya).

# Ketika di bis/ angkot. Bayarin nenek-kakek yg keliatan kurang mampu atau suami istri yg buta.

# Pas bulan Ramadan. Diperkirakan buka puasa diperjalanan. Angkot, bis, kereta, busway etc. Siapkan beberapa air mineral (gelas) pas adzan bagi2.
Kebayang beli 5000 aja udah dapat 10, Kita dapat 10 pahala beri minuman orang berbuka. In sya Allah.

# Tawarkan temen kita yang searah, Jika kita bawa kendaraan.

# Pada saat di perjalanan bersama keluarga mampir di toilet masjid biasakan anak laki2 diberi tugas bersihin toilet dan tempat wudhu.

* Rutin mensortir mainan anak2!  kita. Buy 1 give 1. Ketika beli mainan baru harus ada 1 mainan yang disedekahkan ke temannya atau panti asuhan.

📝📄📃 Share status ini semoga jadi salah satu timbangan amal jariyah kita nanti. Aamiin YRA..

Semoga menginspirasi...🙂

Mulai dari hal yg terlihat sepele, mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang..

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang2 yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap2 bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
[QS. AL BAQARAH 2:261]

Senin, 08 Januari 2018

ALHAMDULILLAH HASIL AKREDITASI SUDAH KELUAR

serifikat akreditasi
Hari Senin, 8 Januari 2018  pengurus mendapatkan undangan untuk menghadiri undangan di Dinas sosial Provinsi. Adapun keperluan untuk mengambil sertifikat akreditasi. Alhamdulillah hasil akreditasi sudah keluar Tahun ini dari Kementrian Sosial. Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih berbagai pihak atas pelaksanaan akreditasi di Panti Putra, Hasil akreditasi tahun ini mendapatkan B. Alhamdulillah ada peningkatan. Semula E (embrio) sudah menjadi B. Kerja keras dan persiapan yang akhirnya menghasilkan. Intinya ada progres atau peningkatan.. Insya Allah kedepan kami akan perbaiki semoga bisa meningkatakan pelayanan terhadap anak Asuh.

Jumat, 05 Januari 2018

IKATAN NOTARIS INDONESIA


pendamping
Agenda hari ini, 15 anak-anak dan 2 pendamping ikut kegiatan Tasyakuran dengan Ikatan Notaris Indonesia. Kegiatan dilaksanakan jam 08.00-12.00. Kegiatan dilakukan sebagai kepedulian ikatan notaris kepada  kaum dhuafa, anak-anak yatim piatu yang ada di DIY.  Alhamdulillah ucapan terima kasih kepada Allah atas segala karunia yang diberikan.

KOMUNITAS KEMANUSIAAN

komunitas muslim singapura
Terdengar bel ( ting tong ting tong), bunyi bel kantor panti berbunyi. Alhamdulillah ada tamu. Dan alhamdulillah  sekali tamunya saudara seiman dari komunitas muslim singapura. Jumlahnya 4 orang dan satu penerjemah. Beliau bertanya terkait pantiasuhan dan pengelolaannya. Alhmdulillah kami senang bertemu saudara seiman dari Singapura. Semua atas izin Allah. 


Rabu, 03 Januari 2018

KHITANAN DI AKHIR TAHUN

Ada beberpa anak yang mengikuti kegiatan khitanan di akhir tahun 2017 ini. Anak-anak sangat senang dalam mengikuti kegiatan. Ada juga yang tidak jadi karena  sesuatu hal. Ya itulah anak-anak, perilaku sangat unik. 
anak-anak
ada yg semangat tetapi ga jadi khitan

sblm khitan

TAHUKAH ANDA

Tahukah Anda?

Di saat kita bersin, seluruh anggota tubuh kita terhenti berfungsi, seolah2 kita mati, Ini terjadi dalam hitungan yg sgt pantas. Setelah itu baru berfungsi spt semula. Inilah kenapa dalam Islam disunnahkan kita membaca "Alhamdulillah" setelah bersin sebagai ungkapan kesyukuran atas berfungsinya kembali seluruh anggota badan kita.

Tahukah Anda?

Menguap itu bukan tanda bahwa kita mengantuk, tapi itu adalah pertanda bahwa tubuh kita perlu tambahan oksigen.

Tahukah Anda?

Bahwa memakan buah kurma dalam jumlah yg genap itu akan menghasilkan gula dlm darah.
Kerana itu Rasulullah SAW telah menganjurkan kita untuk makan kurma dalam jumlah ganjil, agar hanya berubah menjadi karbohidrat.

Tahukah Anda?

Bahwa tepat setelah dikumandangkan azan, itu adalah waktu yang paling mustajab untuk berdoa.

Tahukah Anda?

Di mana dosa-dosa kita diletakkan ketika kita sedang bersolat?
Nabi Muhammad SAW bersabda: "Sesungguhnya seorang hamba ketika menunaikan solat, dia akan membawa bersama semua dosa-dosanya. Kemudian dosa-dosa itu diletakkan di atas kepala dan kedua pundaknya. Maka ketika ia ruku' atau sujud, berjatuhanlah dosa-dosa tersebut.
Wahai orang-orang yang biasa tergesa-gesa dalam solatnya supaya bertenang dan tahanlah agar lebih lama sedikit ketika sedang ruku' dan sujud agar lebih banyak dosa2 kita yang berguguran..

Tahukah Anda?

Diceritakan ada seorang wanita soleha yg meninggal dunia.
Maka tiap kali penduduk desa menziarah kuburnya, mereka tercium harumnya mawar dr dalam kubur tsbt. Kemudian suaminya menjelaskan bahwa isterinya ketika masih hidup selalu membaca surah Al-Mulk terutama setiap kali sebelum tidur.. Sesungguhnya surat Al-Mulk itu menyelamatkan kita semua dari siksa kubur.

Tahukah Anda?

Ketika kita membaca ayat Kursi setelah kita selesai solat,
maka tiada halangan antara kita dgn syurga kecuali kematian...

Tahukah Anda?

Bahwa para malaikat mendoakan kita selepas selesai solat,
Maka janganlah kita terburu2 untuk beranjak dari tempat duduk..

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak

Rasulullah S.A.W bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

3 PERKARA

Setelah orang wafat putus hubungannya di dunia, kecuali ada 3 perkara yg Allah SWT masih terima yaitu : amalannya waktu masih hidup, ilmunya yg bermanfaat dan anak anaknya yg sholeh selalu mendo'akan kedua orang tuannya. Kematian itu pasti  tetapi hidup adalah pilihan.
Semoga Pantiasuhan ini sebagai amal jariyah pendiri yaitu Eyang Raden Mas Suryowinoto.

Diadakan lembaga sosial Pantiasuhan Putra Islam  ini adalah untuk memenuhi perintah Allah SWT  untuk menyantuni anak yatim seperti dalam Al Quran surat al Ma’un  ayat 1,2, dan 3 

Dismping itu, diadakannya PAY ini adalah untuk  membantu  tugas pemerintah  seperti yang tertuang dalam UUD 1945 yaitu untuk memelihara fakir miskin dan anak terlanatar yang menjadi tanggung jawab negara.

Adapun tujuan dari diadakknya PAY ini adalah untuk mengatarakan anakak yatim piatu maupun anak terlanatar  menuju keadaan yang lebih baik  yang pada akhirnya anak bersangkutan  dapat mandiri dengan bekal pendidikan, ketrampilan , dan  agama. 

PAY putra Islam (dari masa-ke masa)
Pay Putri Islam (Tahun 1971)
PAY Putra Islam (tahun 1973)
Pay Putra Islam (tahun  1977)
Pay Putra Islam (tahun  1981)
Pay Putra Islam (tahun  1999)
Pay Putra Islam (tahun  2006)
Pay Putra Islam (tahun  2010)
Pay Putra Islam (tahun  2013)
Pay Putra Islam (tahun  2017)