-
bagi orang yang pandai bersyukur, apapun yang kau berikan pada mereka akan tampak seperti permata yang berkilauan. Apapun yang kau berikan akan membuatnya bahagia, dan engkaupun ikut bahagia melihatnya tersenyum.
-
Kunci keberhasilan Guru dalam mengajar adalah kecintaan sang guru kepada muridnya ( kalau seorang guru benar-benar mencintai muridnya ia tentu akan mujahadah lahir dan bathin, segala cara akan dicapai, maka ahirnya tentu akan mendapatkan cara/methode yang tepat, sehingga murid dapat menerima ilmu yang diajarkannya ). ( KH Ahmad Sahal)
Sabtu, 28 November 2015
Kamis, 05 November 2015
BELAJAR DARI PADI
7/5/15
Pada waktu itu kami sedang di sawah,
orang tua berpesan
coba lihat dan kamu perhatikan padi yang ada di sampinmu.
kita bisa belajar dari tanaman itu.
Pada waktu itu kami sedang di sawah, orang tua berpesan
coba lihat dan kamu perhatikan padi yang ada di sampinmu.
kita bisa belajar dari tanaman itu.
Pesan pertama tentang
" ilmu padi Semakin tua semakin merunduk"
semakin kita berisi akan semakin merunduk,
semakin tawadhu' jangan semakin sombong akan harta atau ilmu
yang kita miliki.
Pesan kedua tentang beras,
" putihnya beras itu nang bukan
diberi pemutih atau yang lain. Melainkan terjadinya gesekan antar
sesama." Di hadapi semampu kita dan Pasrahkan urusan kepada Nya saja.ketika terjadi gesekan dalam hidup entah dalam bekerja atau berkomunikasi. Karena kehadiran kita itu ada yang merindukan dan ada yang kurang suka. Jadi nikmati saja nang.
Pesan orang tua itu sangatlah berharga dalam menjalani hidup ini. semoga manfaat
" ilmu padi Semakin tua semakin merunduk"
semakin kita berisi akan semakin merunduk,
semakin tawadhu' jangan semakin sombong akan harta atau ilmu
yang kita miliki.
Pesan kedua tentang beras,
" putihnya beras itu nang bukan
diberi pemutih atau yang lain. Melainkan terjadinya gesekan antar
sesama." Di hadapi semampu kita dan Pasrahkan urusan kepada Nya saja.ketika terjadi gesekan dalam hidup entah dalam bekerja atau berkomunikasi. Karena kehadiran kita itu ada yang merindukan dan ada yang kurang suka. Jadi nikmati saja nang.
Pesan orang tua itu sangatlah berharga dalam menjalani hidup ini. semoga manfaat
Senin, 02 November 2015
"Peran Guru Tak Tergantikan
"Peran Guru Tak Tergantikan"
oleh Bp Arif Hartanto
Saat ini untuk mendapatkan ilmu
ataupun informasi... siswa dapat membacanya di buku, mendengar dari
radio, melihat televisi, bahkan dari internet. Namun untuk tranfer
nilai, juga keteladanan... tetaplah diperlukan sosok guru yang memang
berkompeten untuk itu disamping mau dan mampu serta pantas untuk menjadi
panutan... "figur peraga", maka dikalangan masyarakat dikenal istilah
guru sebagai "sing digugu lan ditiru" (yang diikuti dan dicontoh).
Semoga kita dapat menjadi guru bagi siswa, guru bagi masyarakat, guru
bagi keluarga.Semoga hari ini masih ada figur guru, dan semoga Alloh memberkahi para guru.
Aamiin
Minggu, 01 November 2015
Program 3 T (TAHAJUD,TADARUS DAN TAHFIDZ)
Program
ini diberi nama 3 T yang merupakan program yang wajib di jalankan
anak-anak panti. TAHAJUD, TADARUS, TAHFIDZ
TAHAJUD
Allah
swt berfirman sebagai berikut:
Dan pada sebagian malam hari, sembahyang tahajjudlah kamu
sebagaimana ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu
ketempat yang terpuji Al isra'
17:79
Perintah
Allah SWT turun ke langit dunia di waktu tinggal sepertiga akhir dari waktu
malam, lalu berseru: Adakah orang-orang yang memohon (berdo'a), pasti akan
Kukabulkan, adakah orang-orang yang meminta, pasti akan Kuberi dan adakah yang
mengharap/memohon ampunan, pasti akan Kuampuni baginya. Sampai tiba waktu subuh.
TADARUS
Tadarus berasal
dari kata "Tadrusun" yang artinya mengkaji atau mempelajari,
jadi tadarus Al'Qur'an artinya mengkaji dan mempelajari Al'Qur'an. Membaca (wa
qari') dan mempelajari Al'Qur'an terutama dibulan Ramadhan yang disebut
sebagai bulan Al'Qur'an akan mendapatkan sejumlah keutamaan yaitu :
Seseorang akan mendapatkan ciri sebagai seorang beriman. Allah SWT berfirman yang artinya: "Orang-orang yang telah kami berikan Al-kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya" (QS. Al-Baqarah : 121)
Dibuatkan dinding perantara dari orang-orang yang tidak beriman, Allah SWT berfirman yang artinya: Dan apabila kamu membaca Al'Qur'an niscaya kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup (QS. Al-Israa : 45)
TAHFIDZ
Tahfidz Al-Qur’an terdiri dari dua kata yaitu tahfidz
dan Al-Qur’an. Kata tahfidz merupakan bentuk masdar ghoir mim dari kata حَفَّظَ – يُحَفِّظُ - تَحْفِيْظًا yang
mempunyai arti menghafalkan. Sedangkan menurut Abdul Aziz Abdul Rauf definisi
tahfidz atau menghafal adalah proses mengulang sesuatu, baik dengan membaca
atau mendengar. Pekerjaan apapun jika sering diulang, pasti menjadi
hafal.
Jumat, 30 Oktober 2015
Lir ilir
Lir-ilir, lir-ilir
tandure wis sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako… surak hiyo…
Apakah makna mendalam dari tembang ini? Mari kita coba mengupas maknanya
Lir-ilir, lir-ilir
tembang ini diawalii dengan ilir-ilir yang artinya bangun-bangun atau
bisa diartikan hiduplah (karena sejatinya tidur itu mati) bisa juga
diartikan sebagai sadarlah. Tetapi yang perlu dikaji lagi, apa yang
perlu untuk dibangunkan?Apa yang perlu dihidupkan? hidupnya Apa ? Ruh?
kesadaran ? Pikiran? terserah kita yang penting ada sesuatu yang
dihidupkan, dan jangan lupa disini ada unsur angin, berarti cara
menghidupkannya ada gerak..(kita fikirkan ini)..gerak menghasilkan
udara. ini adalah ajakan untuk berdzikir. Dengan berdzikir, maka ada
sesuatu yang dihidupkan.
tembang ini diawalii dengan ilir-ilir yang artinya bangun-bangun atau
bisa diartikan hiduplah (karena sejatinya tidur itu mati) bisa juga
diartikan sebagai sadarlah. Tetapi yang perlu dikaji lagi, apa yang
perlu untuk dibangunkan?Apa yang perlu dihidupkan? hidupnya Apa ? Ruh?
kesadaran ? Pikiran? terserah kita yang penting ada sesuatu yang
dihidupkan, dan jangan lupa disini ada unsur angin, berarti cara
menghidupkannya ada gerak..(kita fikirkan ini)..gerak menghasilkan
udara. ini adalah ajakan untuk berdzikir. Dengan berdzikir, maka ada
sesuatu yang dihidupkan.
tandure wus sumilir, Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar.
Bait ini mengandung makna kalau sudah berdzikir maka disitu akan
didapatkan manfaat yang dapat menghidupkan pohon yang hijau dan indah.
Pohon di sini artinya adalah sesuatu yang memiliki banyak manfaat bagi
kita. Pengantin baru ada yang mengartikan sebagai Raja-Raja Jawa yang
baru memeluk agama Islam. Sedemikian maraknya perkembangan masyarakat
untuk masuk ke agama Islam, namun taraf penyerapan dan implementasinya
masih level pemula, layaknya penganten baru dalam jenjang kehidupan
pernikahannya.
Cah angon cah angon penekno blimbing kuwi.
Mengapa kok “Cah angon” ? Bukan “Pak Jendral” , “Pak Presiden” atau
yang lain? Mengapa dipilih “Cah angon” ? Cah angon maksudnya adalah
seorang yang mampu membawa makmumnya, seorang yang mampu
“menggembalakan” makmumnya dalam jalan yang benar. Lalu,kenapa
“Blimbing” ? Ingat sekali lagi, bahwa blimbing berwarna hijau (ciri khas
Islam) dan memiliki 5 sisi. Jadi blimbing itu adalah isyarat dari agama
Islam, yang dicerminkan dari 5 sisi buah blimbing yang menggambarkan
rukun Islam yang merupakan Dasar dari agama Islam. Kenapa “Penekno” ?
ini adalah ajakan para wali kepada Raja-Raja tanah Jawa untuk mengambil
Islam dan dan mengajak masyarakat untuk mengikuti jejak para Raja itu
dalam melaksanakan Islam.
Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro.
Walaupun dengan bersusah payah, walupun penuh rintangan, tetaplah
ambil untuk membersihkan pakaian kita. Yang dimaksud pakaian adalah
taqwa. Pakaian taqwa ini yang harus dibersihkan.
Dodotiro dodotiro, kumitir bedah ing pinggir.
Pakaian taqwa harus kita bersihkan, yang jelek jelek kita singkirkan,
kita tinggalkan, perbaiki, rajutlah hingga menjadi pakain yang indah
”sebaik-baik pakaian adalah pakaian taqwa“.
dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore.
Pesan dari para Wali bahwa suatu ketika kamu akan mati dan akan
menemui Sang Maha Pencipta untuk mempertanggungjawabkan segala
perbuatanmu. Maka benahilah dan sempurnakanlah ke-Islamanmu agar kamu
selamat pada hari pertanggungjawaban kelak.
Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane.
Para wali mengingatkan agar para penganut Islam melaksanakan hal
tersebut ketika pintu hidayah masih terbuka lebar, ketika kesempatan itu
masih ada di depan mata, ketika usia masih menempel pada hayat kita.
Yo surako surak hiyo.
Sambutlah seruan ini dengan sorak sorai “mari kita terapkan syariat
Islam” sebagai tanda kebahagiaan. Hai orang-orang yang beriman,
penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu
kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu (Al-Anfal :25)
Langganan:
Postingan (Atom)


